Miris, Oknum Guru Atlit Cabuli Dua Siswinya

- Penulis

Kamis, 10 Desember 2020 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rejang Lebong, beritarafflesia.com- Sungguh miris yang di lakukan oleh seorang oknum pelatih atlit di Kota Bengkulu sebut saja Donjuan ( 46 ) warga Kota Bengkulu, Bukannya mengayomi dan menjaga anak didiknya, Donjuan malah melakukan tindakan tercela terhadap 2 anak didiknya yakni Mawar ( 15 ) Nama disamarkan dan Melati ( 15 ) nama disamarkan warga Kabupaten Rejang Lebong ( RL ).

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., Ketika dikonfirmasi awak media hari ini ( 10/12/20 ) membenarkan adanya laporan yang diterima oleh Pihaknya dan saat ini pelakunya telah di tangkap oleh Penyidik PPA Direktorat Reskrimum Polda Bengkulu.

” pelakunya kami tangkap di rumahnya selasa kemarin ( 08/12/20 ) pukul 23.50 Wib. ” Ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu.

Dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu, kejadian pencabulan yang di lakukan oleh pelaku berawal saat Satu rombongan atlit dan pelatih dari bengkulu akan mengadakan try out di curup.

Tiba di salah satu hotel di curup pelaku yang juga salah satu pelatih menawarkan untuk dilakukan hypnoterapy di kamarnya kepada anak didiknya.

Baca Juga  Polda Bengkulu Gelar Rakernis

Kemudian Pelaku memanggil korban Melati untuk masuk ke kamarnya dan disana korban mendapat perlakuan cabul dari pelaku, Setelah itu korban keluar dalam keadaan linglung.

Tak cukup sampai disitu, Kemudian Pelaku memanggil korban kedua yakni melati untuk masuk ke kamar pelaku dan sama seperti korban sebelumnya, korban melati juga dicabuli oleh pelaku.

” pelaku akan diancam pidana penjara 5-15 tahun dan ditambah sepertiga hukuman karena pelaku merupakan guru dari kedua korban. ” Jelas Kabid Humas Polda Bengkulu.

Ditambahkan oleh Kabid Humas Polda Bengkulu, saat ini pihaknya tengah melakukan penyidikan terhadap pelaku guna mengungkap apakah masih ada korban lain yang di cabuli oleh Pelaku.

” Kita akan periksa lebih jauh, apakah masih ada korban lainnya. ” Pungkas Kabid Humas Polda Bengkulu.

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng
Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka
Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB
Dinas Pendidikan Rejang Lebong dan Tim Pengawas Gelar Pembinaan Serta Sosialisasi bagi Tenaga Pendidik 
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Proses Penatapan Tersangka dan DPO Terkesan Janggal, Penasehat Hukum Apriansyah Akan Uji Melalui Prapradilan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng

Sabtu, 19 September 2026 - 19:18 WIB

Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 13:08 WIB

Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka

Jumat, 11 September 2026 - 20:38 WIB

Proyek Revitalisasi SDN 84 Rejang Lebong Disorot, Dugaan Korupsi Terjadi Pada Pekerjaan Tak Sesuai RAB

Berita Terbaru