DPRD Kota Bengkulu Usulkan Dana Rp 21M Pada APBD Perubahan 2023 Untuk TPP ASN Wilayah

- Penulis

Jumat, 10 November 2023 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu mengusulkan dana Rp 21 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2023 untuk membayar penghasilan pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut.

Sebab, berdasarkan hasil verifikasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait perubahan APBD dari Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, ada beberapa hal yang harus diperbaiki.

“Untuk titik besar yang dikoreksi ada beberapa poin salah satunya dana hibah Pilkada hampir 40 persen atau sebesar Rp12 miliar dan TPP kurang penganggaran dan kita usulkan sebesar Rp 21 miliar pada APBD perubahan 2023,” kata Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu Marliadi di Kota Bengkulu, Jumat.

Terkait beberapa catatan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, Tim Anggaran Pemerintah(TAPD) Pemkot Bengkulu bersama Banggar DPRD Kota Bengkulu melakukan rapat untuk membahas hal tersebut.

Sebab, beberapa waktu lalu, DPRD Kota Bengkulu telah menyetujui rancangan Perda perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 Kota Bengkulu menjadi Rp1,27 triliun yang sebelumnya Rp1,32 triliun.

Baca Juga  DPRD Provinsi Bengkulu Edward Samsi Dorong Peningkatan Upah Minimum Provinsi

 Pengesahan atau persetujuan Raperda perubahan APBD 2023 tersebut tepat waktu sebab dapat diusulkan ke Pemerintah Provinsi Bengkulu, untuk dilakukan evaluasi agar dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Total anggaran di Perubahan APBD 2023 yang semula sebesar Rp1,32 triliun sekarang menjadi Rp1,27 triliun dan ada pengurangan Rp52,64 miliar,” terang Ketua DPRD Kota Bengkulu Suprianto.

Untuk pengurangan APBD 2023 salah satunya disebabkan karena capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu belum maksimal.

Sebelumnya, Pemkot Bengkulu berencana akan memotong TPP ASN untuk jabatan dan golongan tinggi di wilayah tersebut.

Namun Pemkot Bengkulu masih mengatur skema anggaran dan ada kemungkinan sama seperti 2022, di mana pada bulan-bulan akhir tahun dilakukan penundaan pembayaran hingga awal tahun.(BR1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 
Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 
Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi
Tujuh Guru MIN 1 Rejang Lebong Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Profesional melalui Yudisium PPG UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Teguhkan Komitmen Green Campus melalui Penandatanganan Piagam SDGs
UIN FAS Bengkulu Terima Kunjungan IAIN SAS Babel Bahas Penguatan Tata Kelola Akademik
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:25 WIB

Gubernur Helmi Hadiri Pengukuhan dr. Melka Novera Sari sebagai Bunda PAUD Rejang Lebong

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Pastikan Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Segera Rampung,Tampung 270 Siswa Gratis 

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:46 WIB

Fokus Bantu Rakyat,Gubernur Dukung Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:37 WIB

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Hampir Rampung, Gubernur Helmi Targetkan Beroperasi Agustus 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:53 WIB

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan BPOM Tanam 1.000 Pohon, Wujudkan Green Campus Berbasis Ekoteologi

Berita Terbaru