Dialog Bersama Asisten I Sekda Provinsi Bengkulu,Peran Penting Mencegah Radikalisme,Terorisme dan Intoleransi

- Penulis

Minggu, 10 Maret 2024 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Asisten I Sekda provinsi Bengkulu Khairil Anwar dalam dialog bersama RRI dengan Mencegah Radikalisme, Terorisme dan Intoleransi). Menurut nya, salah satu pencegahan yang tepat dapat dilakukan dengan cara mensosialisasi terkait dengan bahaya radikalisme, terorisme dan intoleransi, Jum’at (01/03/2024).

“Salah satu pencegahan itu dapat dilakukan dengan cara seminar-seminar di kampus atau sosialisasi, ini bisa dilakukan oleh instansi terkait. Seperti Kepolisian, pemerintah daerah dan para akademisi. Sosialisasi ini juga harus nya menyasar ke kalangan masyarakat yang kurang pemahaman atau kurang tahu, sehingga nanti proses pencegahan dapat kita lakukan dengan mudah,” Khairil Anwar.

Selain itu, Khairil Anwar juga menekankan pentingnya peran media massa dalam mensosialisasikan bahaya radikalisme, terorisme dan intoleransi. Menurutnya, media massa memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan informasi yang akurat dan mengedukasi masyarakat terkait dengan bahaya tersebut.

“Media massa dapat menjadi salah satu alat untuk mensosialisasikan bahaya radikalisme, terorisme dan intoleransi. Dengan informasi yang akurat, masyarakat akan lebih waspada dan dapat melakukan tindakan pencegahan secara dini,” ujarnya.

Baca Juga  Upaya Pencegahan Stunting, Ibu Hamil, Balita dan Calon Pengantin Diperiksa

Selain sosialisasi, Khairil Anwar juga menyoroti pentingnya pendekatan secara komprehensif dalam mencegah radikalisme, terorisme dan intoleransi. Menurutnya, pendekatan ini melibatkan berbagai aspek seperti pendidikan, sosial, ekonomi, dan keamanan.

“Kita tidak dapat hanya mengandalkan sosialisasi saja, tapi kita juga perlu melakukan pendekatan secara komprehensif. Misalnya, dengan meningkatkan akses pendidikan, memperkuat kerukunan antar umat beragama, dan menciptakan lapangan kerja yang dapat mengurangi potensi radikalisme,” paparnya.

Dengan adanya upaya sosialisasi dan pendekatan komprehensif tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan bahaya radikalisme, terorisme dan intoleransi serta dapat berperan aktif dalam melakukan pencegahan. Selain itu, pemerintah juga diharapkan turut serta dalam memberikan dukungan dan implementasi program-program pencegahan tersebut. Semoga dengan langkah-langkah ini, dapat mengurangi potensi radikalisme, terorisme, dan intoleransi di masyarakat.(Br1)adv

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ
Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu
Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik
Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka
Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Wagub Bengkulu Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Pemprov Bengkulu Gelar Exit Meeting ITJEN, Fokus Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan
Sekda Bengkulu Buka Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT di UMB
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:12 WIB

Pemprov Bengkulu Terima Aspirasi ASBS, Siap Kaji Persoalan Batas Wilayah dan Aktivitas PT DSJ

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:21 WIB

Festival Tabut 2026 Resmi Dimulai, Helmi Hasan Siapkan Agenda Wisata Baru Bengkulu

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pemprov Bengkulu Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial, Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:40 WIB

Gubernur Bengkulu Tekankan Transparansi SPMB 2026, Skor Seleksi Diminta Dibuka Secara Terbuka

Senin, 8 Juni 2026 - 16:33 WIB

Pemprov Bengkulu Bentuk Sentra Komando, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

Berita Terbaru