Diduga Dilecehkan Atasan,Pegawai Honorer Lapor Oknum Kabid Benteng Ke Polisi

- Penulis

Minggu, 29 Agustus 2021 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi, Pegawai PTT Benteng Saat Lapor Ke Polres Benteng 

BENGKULU TENGAH,Beritarafflesia.com-Salah seorang honorer atau pegawai tidak tetap (PTT) di salah satu dinas  organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkulu Tengah (Benteng), insial N (20) warga Kecamatan Pondok Kelapa mengaku menjadi korban pelecehan berupa perbuatan asusila.

Dalam pengakuan inisial N perbuatan tak senonoh tersebut di duga dilakukan oleh salah seorang pejabat eselon III, yang saat ini menjabat sebagai kabid  dan  merupakan atasannya di OPD tersebut, inisial H.

Diceritakan N, kronologis perbuatan pelecehan yang dialaminya pada hari terebut terjadi pada hari Senin minggu lalu. Pada saat korban sedang menemui pelaku di ruangannya dengan maksud meminta tanda tangan.

Dalam suasana kantor memang sedang sepi, oknum kabid Inisial H langsung melancarkan aksinya dengan memegang dibagian area sensitif inisial N. Setelah itu, H langsung mengeluarkan uang sebesar Rp 50 ribu langsung di berikan kepada pegawai PTT inisial N.

Baca Juga  Himbau Prokes, Polres Bengkulu Turunkan Polwan di Kawasan Pariwisata

“Setelah melakukan tindakan asusila, inisial H memberikan uang kepada saya sebesar Rp 50 ribu, ” ungkap N (red-) Awalnya, saya merasa takut dan hanya memendam apa yang saya alami. Namun,karena H mentang-mentang saya tidak mengambil tindakan,kejadi tak senonoh ini tak hanya terjadi sekali, tapi ia terus melakukan perbuatan seperti itu” Terang N

Berselang 2 hari kemudian, atasan nya itu kembali melancarkan aksinya.pada saat suasana kantor sedang  sepi, oknum kabid tersebut menghampiri N dan menanyakan kenapa tak membalas pesan singkatnya melalui chat di whatshapp., Merasa trauma dan terancam melihat perbuatan H, lalu kemudian N langsung berlari ke toilet kantor untuk menenangkan diri. Hanya saja, H kembali menghampiri N dan memegang tangannya.

“Setelah dia memegang tangan saya, saya langsung berlari dan bercerita dengan teman sesama honorer di kantor. Saya juga tidak terima atas perbuatan H itu, makanya saya melapor ke Polres,dan saya berharap supaya kasus ini diproses hukum ” pungkasnya.(js)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinilai Koperatif Nardianto Tidak Ditahan, Sidang Berlanjut di PN Arga Makmur
Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng
Pemdes Tanjung Dalam Salurkan BLT-DD kepada 9 KPM Periode Juli-September 2026
Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Proses Penatapan Tersangka dan DPO Terkesan Janggal, Penasehat Hukum Apriansyah Akan Uji Melalui Prapradilan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Dinilai Koperatif Nardianto Tidak Ditahan, Sidang Berlanjut di PN Arga Makmur

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng

Senin, 21 September 2026 - 09:37 WIB

Pemdes Tanjung Dalam Salurkan BLT-DD kepada 9 KPM Periode Juli-September 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 19:18 WIB

Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Berita Terbaru