Dugaan Korupsi, Anggota Dewan MM Dilaporkan Ke Kejari

- Penulis

Rabu, 11 November 2020 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mukomuko, Beritarafflesia.com-  Oknum Anggota Dewan berinisial WH dilaporkan oleh salah satu aktivis ke kejari Kabupaten Mukomuko, Pada Rabu (11/11/202

Dalam laporan dugaan korupsi tersebut, terkait pembuatan perda agar supaya disetujui oleh oknum anggota dewan dan segera di cairkan.

Salah satu aktivis Ahmad Sayuti saat dihubungi media ini membenarkan, Bahwa  laporan yang dilayangkannya kepada Kejari Mukomuko tersebut, dirinya berharap agar pihak kejari kabupaten Mukomuko segera menindaklanjuti dan memproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Ya benar, kita sudah melayangkan surat laporan atas tindak pidana korupsi  yang dilakukan oleh oknum anggota dewan kabupaten mukomuko ke kejaksaan negeri (kejari) Kabupaten Mukomuko. Saya berharap pihak kejari dapat mengusut tuntas laopran kami tentang dugaan gratifikasi, karna sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 dan UU Nomor 20 Tahun 2001 pasal 12  Tentang ancaman Pidana penjara seumur hidup atau palingsingkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun kemudian denda paling sedikit 200 juta dan paling banyak 1 miliar rupiah.”Harap Sayuti.

Baca Juga  Polres Kaur Bantu Pencarian Warga Yang Tenggelam

Dijelaskannya, kronologis kejadian tersebut bermula pada bulan Januari tahun 2017 lalu, Direktur perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Mukomuko bermaksud ingin mengajukan tambahan modal,terkait dengan denagn pengajuan tersebut, tentu ingin melalui proses pengesahan oleh DPRD kabupaten Mukomuko

“ Supaya pengajuan cepat di proses,kemudian aknum Anggota Dewan tersebut menghubungi direktur Perusahaan BUMD melalui saluran telepon dan meminta sejumlah uang untuk memperlancar pembuatan Perda agar pengajuan penambahan modal dapat disetujui dan segera cair”Ujarnya Menambahkan

Dilanjutkan Sayuti “Pada awal tahun 2017 Oknum Dewan yang merupakan Ketua Komisi 3 di DPRD kabupaten Mukomuko periode tahun 2014-2019 mendatangi kantor BUMD dengan menggunakan mobil partai PKPI, dan langsung menemui Saudara berinisial AM untuk meminta uang sebesar Rp. 50.000,000, (Lima Puluh Juta Rupiah) dengan empat orang saksi dari oknum dewanyang ikut menerima uang secara tunai tersebut”Ungkapnya.(Dika)

 

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mukomuko Bersama Polsek Jajaran Perkuat Pengamanan dan Pelayanan di Objek Wisata Saat Idul Fitri 1447 H
Pantau Wisatawan, Polresta Bengkulu Laksanakan Patroli di Pinggir Pantai
Kapolda Bengkulu Pimpin Pembukaan Rakernis Bidpropam Polda Bengkulu T.A 2026 : Tekankan Penguatan Propam dalam Mengamankan Stabilitas Kamtibmas
​AJPLH Perbaiki Posita dan Petitum, Sidang Perdana Lawan PT SSJA Digelar April Mendatang di PN Mukomuko
Kapolda Bengkulu Hadiri Peresmian Kampung Ramadhan, Dorong UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
Coffee Morning Bersama Insan Pers, Kapolda Bengkulu Perkuat Sinergi Jelang Ramadan dan Lebaran
Hukum Hanya Tajam ke Bawah di Pengadilan Rejang Lebong: Buruh Tani Miskin Dituntut 2,6 Tahun Akibat Senggolan
Kejati Diminta Usut NPWPD Objek Pajak Parkir Gerai Alfamart Diterbitkan Bappenda, dan Pajak BBM 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:25 WIB

Polres Mukomuko Bersama Polsek Jajaran Perkuat Pengamanan dan Pelayanan di Objek Wisata Saat Idul Fitri 1447 H

Senin, 16 Maret 2026 - 12:12 WIB

Pantau Wisatawan, Polresta Bengkulu Laksanakan Patroli di Pinggir Pantai

Sabtu, 7 Maret 2026 - 08:33 WIB

Kapolda Bengkulu Pimpin Pembukaan Rakernis Bidpropam Polda Bengkulu T.A 2026 : Tekankan Penguatan Propam dalam Mengamankan Stabilitas Kamtibmas

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:57 WIB

​AJPLH Perbaiki Posita dan Petitum, Sidang Perdana Lawan PT SSJA Digelar April Mendatang di PN Mukomuko

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:28 WIB

Kapolda Bengkulu Hadiri Peresmian Kampung Ramadhan, Dorong UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru