Bengkulu,Beritarafflesia.com – Diadakannya Bazar UMKM pada Festival Tabut, diharapkan dapat menjadi kebangkitan ekonomi di Kota Bengkulu. Dengan adanya bazar tersebut juga bisa mendapatkan suatu support baik pengunjung maupun yang dikunjungi yang jualan maupun yang belanja.
Disampaikan oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat menghadiri Penutupan Festival Muharram 1444 H/2022 dan bazar UMKM di Sport Center, kota Bengkulu, Minggu (07/08/22).
Bazar di Festival Tabut membangkitkan kembali ekonomi Kota Bengkulu yang terpuruk akibat pandemi COVID-19, terutama bagi pelaku UMKM.
Banyaknya para pelaku UMKM Kota Bengkulu yang turut meramaikan dan mengikuti Festival Muharram di Sport Center sejak Minggu 31 Juli hingga Minggu 7 Agustus 2022.
Dalam penyampaiannya, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi merasa bersyukur dengan digelarnya kembali Festival Muharam. Karena dengan adanya festival ini, seluruh UMKM yang ada di Kota Bengkulu kembali bisa menjual produknya.
“Dari awal dibuka Festival Muharram hingga saat ini, para pelaku UMKM baik UMKM pangan, baju dan lainnya bisa berjualan di area festival. Ini tentu bisa menumbuhkan perekonomian UMKM,” ucap Wawali Dedy.
Lebih lanjut, Dedy mengatakan bahwa UMKM merupakan struktur ekonomi terkuat dalam menghadapi kondisi ekonomi yang penuh dengan tantangan.
Dengan adanya rangkaian kegiatan festival, tentu akan membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualannya dan bermuara pada peningkatan ekonomi.
“Festival Muharram ini diisi hampir ratusan pelaku UMKM. Lebih dari puluhan jenis produk UMKM dijual dan meramaikan festival. Ini sangat potensial dan dapat mendorong daya beli masyarakat hingga perekonomian Kota Bengkulu menjadi meningkat,” tutur Wawali Dedy.
Selanjutnya, Dedy mengajak masyarakat untuk kembali bangkit dari keterpurukan akibat pandemi COVID-19. Dengan memulai usahanya yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarga.
“Kami terus mengajak masyarakat untuk membeli produk UMKM lokal. Dengan membeli produk UMKM lokal, maka akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakatnya,” tutup Wawali Dedy.












