Kantongi Izin Pemakaian Kawasan, Gubernur Rohidin : BPJN Lanjutkan Pengerjaan BORR

- Penulis

Jumat, 16 Juli 2021 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Rohidin saat turun lapangan pantau progres pengerjaan BORR

Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Jum’at (16/7) Bengkulu Outer Ring Road (BORR) yang menghubungkan kawasan Simpang 4 Nakau hingga Simpang 4 Air Sebakul kembali dilanjutkan pengerjaannya. Hal ini setelah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) mengantongi izin pemakaian kawasan karena masuk dalam kawasan Cagar Alam (CA) Danau Dendam Tak Sudah (DDTS).

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan bahwa pembangunan BORR sudah kembali berjalan setelah sempat tertunda. Dari sisi perizinan juga sudah clear. Dari sisi pendanaan juga sudah siap dan ditargetkan rampung pada tahun ini.

“Pembangunan BORR memang tertunda cukup lama hampir 4-5 tahun, karena terkendala perizinan. Alhamdulillah pada 2019 kembali mulai dikerjakan, namun ada sedikit perubahan akibat situasi kondisi lahan sehingga ada perubahan perhitungan anggaran. Alhamdulillah tahun ini kembali mulai dikerjakan. Semoga tahun ini selesai dan dapat difungsikan dengan baik,” ujar Gubernur Rohidin usai meninjau progres pembangunan BORR di jalan Nakau.

Tambah Gubernur, ketika jalan ini sudah beroperasi dan diakses masyarakat, tentu akan berdampak positif bagi kemajuan daerah. Apalagi, jalan ini nantinya juga terhubung dengan pintu masuk TOL yang letaknya di Air Sebakul dan tentu akan menjadi kawasan ekonomi baru.

Baca Juga  Gubernur Rohidin: Keberadaan Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan Menjadi Penyeimbang Kinerja Pemerintah

“Namun, pihak BKSDA juga berharap kelestarian kawasan konservasi ini dapat terpelihara dengan baik. Karena sama-sama kita ketahui jalan ini membelah kawasan CA DDTS,” jelasnya

Sementara itu, Kepala BPJn Bengkulu, M. Diantoro Murod menerangkan, terkait dengan progres, pembangunan lanjutan BOOR ini menunjukkan deviasi positif sebesar 8,6 persen. Untuk target selesai, tetap sesuai dengan jadwal awal yakni 31 Desember 2021.

“Ketika selesai tepat waktu, maka pekan pertama tahun depan sudah bisa dilewati,” jelas Diantoro.

Ia menambahkan, karena jalan ini nantinya diprediksi bakal menjadi akses tranportasi bagi angkutan bermuatan, seperti batu bara, maka pihaknya berharap agar masyarakat dapat mengawasinya bersama-sama.

“Jangan sampai kendaraan bermuatan itu melebihi tonase, ataupun beriring-iringan terutama saat berada di atas jembatan elevated,” tegasnya.

Untuk diketahui, proyek pembangunan BORR membelah kawasan Cagar Alam (CA) Danau Dendam Tak Sudah (DDTS), yang dimulai dari Simpang 4 Nakau hingga Simpang 4 Air Sebakul sepanjang 5,8 KM. (BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu dan BI Luncurkan Samsat Keliling Digital Berbasis QRIS
Pengawasan Perizinan Usaha, BPKP Awali Dengan Entri Meeting di Bengkulu
Inspektorat Bengkulu Digenjot, Targetkan Pemerintahan Bebas KKN
Jalan Tambang Sawah Mulus, Warga Lebong Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan
Simposium Nasional IDAI Bengkulu Bahas Tantangan Kesehatan Anak dan SDGs 2030
Gubernur Helmi Hasan Pastikan Warga Kurang Mampu Bengkulu Nikmati Listrik Mandiri Lewat Program BPBL
Jembatan Air Matan Rampung, Gubernur Bengkulu: Buka Akses dan Dorong Ekonomi Pesisir Seluma
Gubernur Bengkulu Hadiri Rakornas di SICC, Tegaskan Komitmen Jalankan Arahan Presiden
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:24 WIB

Pemprov Bengkulu dan BI Luncurkan Samsat Keliling Digital Berbasis QRIS

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Pengawasan Perizinan Usaha, BPKP Awali Dengan Entri Meeting di Bengkulu

Senin, 9 Februari 2026 - 16:43 WIB

Inspektorat Bengkulu Digenjot, Targetkan Pemerintahan Bebas KKN

Senin, 9 Februari 2026 - 10:22 WIB

Jalan Tambang Sawah Mulus, Warga Lebong Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:25 WIB

Simposium Nasional IDAI Bengkulu Bahas Tantangan Kesehatan Anak dan SDGs 2030

Berita Terbaru