Keberadaan Khalifatul Muslim Kelompok Paham Radikal Anti Pemerintah Dikabupaten Kaur

- Penulis

Selasa, 21 Juni 2022 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaur, Beritarafflesia.com- Keberadaan  Khilafatul Muslimin merupakan kelompok keagamaan yang anti pemerintah dan tidak mengakui NKRI. Kelompok ini berada di Desa Sumber Harapan Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu yang berdiri sejak tahun 2010 diketuai Komarudin.

Adanya kelompok paham radikal yang anti pemerintah dan tidak mengakui Negara Republik Indonesia (NKRI) di Kabupaten Kaur ini, Selasa (21/6/2022) mendapat respon dan kecaman dari berbagai pihak. Seperti, Bupati Kabupaten Kaur, Lismidianto. Ia menolak keras penyebaran paham radikalisme, terorisme dan intoleransi di Kabupaten Kaur.

“Menolak keras keberadaan kelompok yang berpaham radikal yang bertujuan menegakkan negara khilafah serta mendukung Polri dalam penegakan hukum sebagai upaya pemberantasan tindak pidana terorisme,”tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa, Desa Sumber Harapan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur. Ia menolak tegas adanya kelompok yang berpaham radikalisme dan terorisme di Kabupaten Kaur dan mendukung Polri untuk memberantas kelompok tersebut.

“Menolak dengan keras adannya kelompok radikalisme, terorismen yang berkembang di Kabupaten Kaur yang ingin mendirikan Negara Khilafah di Indonesia. Serta mendukung penuh tugas Polri dalam penegakan hukum untuk memberantas adanya paham radikalisme dan terorisme di Indonesia,”Tandasnya

Baca Juga  Akibat Hujan Deras, Rumah Warga Pagulir Terendam Banjir

Tidak hanya itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kaur angkat bicara. Ia bersepakat menolak dengan tegas adanya keberadaan kelompok yang menyebarkan paham radikalisme dan terorisme yang ingin mendirikan Negara Khilafah berkembang di Kabupaten Kaur.

“Kami mendukung penuh pihak Polri dalam penegakan hukum dalam memberantas paham radikalisme dan
terorisme di Kabupaten Kaur,”Jelasnya

Selanjutnya, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kaur, Herawadi juga menolak keras adanya paham radikalisme dan paham terorisme di Kabupaten Kaur. Pihaknya mendukung penuh Polri dalam memberantas adanya paham radikal tersebut.

Lalu, penolakan juga datang dari tokoh masyarakat di Kabupaten Kaur. Ia juga menolak keberadaan dan adanya paham radikalisme dan terorisme di Kabupaten Kaur. Menurutnya, kelompok ini harus dibubarkan karena berdampak terhadap masyarakat sekitar.

“Kami menolak adanya keberadaan paham ini. Terlebih berdampak buruk pada generasi-generasi bangsa khusunya di Kabupaten Kaur ini,”pungkasnya.(**)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Polsek Nasal Hadiri Pelepasan Siswa TK Negeri Pembina Nasal
Penebalan Pengamanan Obyek Wisata, Personel Polres Kaur Siaga di Jembatan Padang Guci
Ketua DPD APPI Kaur Angkat Bicara Soal Kesalahan Penulisan Nama Desa oleh Oknum Wartawan
Kemenag Kabupaten Kaur Tetapkan Qimad Zakat Fitrah 1446H
Trobosan Helmi-Mian Siap Bangun Bengkulu Wajah Baru, dan Bantuan Ambulan Perdesa
Warga Kaur Siap Perjuangkan Hak Anak Yatim Bersama Paslon Helmi-Mian
Rapat Paripurna DPRD Kaur, Bahas Usulan Calon Pimpinan Definitif Periode 2024-2029
Terdakwa Kasus Perampokan dan Pemerkosaan 6 Tahun Jadi DPO Dibekuk Tim Kejari Kaur
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:47 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Nasal Hadiri Pelepasan Siswa TK Negeri Pembina Nasal

Senin, 23 Maret 2026 - 12:43 WIB

Penebalan Pengamanan Obyek Wisata, Personel Polres Kaur Siaga di Jembatan Padang Guci

Jumat, 14 November 2025 - 13:34 WIB

Ketua DPD APPI Kaur Angkat Bicara Soal Kesalahan Penulisan Nama Desa oleh Oknum Wartawan

Senin, 3 Maret 2025 - 09:44 WIB

Kemenag Kabupaten Kaur Tetapkan Qimad Zakat Fitrah 1446H

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 12:17 WIB

Trobosan Helmi-Mian Siap Bangun Bengkulu Wajah Baru, dan Bantuan Ambulan Perdesa

Berita Terbaru