Kepala Bidang Cipta karya dinas PUPR Kabupaten Kaur Doni Saputra.ST
Bengkulu Selatan,Beritarafflesia.com. Pemerintah kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu melalui dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan bantuan pembangunan sanitasi untuk pembuangan kotoran di WC di 4 (Empat) Desa tahun 2021. termasuk dalam desa stanting diwilayah kabupaten Kaur provinsi
Namun saat ini yang sudah berjalan ada tiga desa stanting diwilayah kecamatan Nasal yakni, Desa Sukajaya – Air Batang – Air Palawan dan Desa Talang Padang Kecamatan Padang Guci Hilir, sedangkan satu desa lagi dalam tahapan pengusulan administrasi.
Berdasarkan hasil investigasi media ini dilapangan minggu (4/7/2021),bahwa pembangunan sanitasi ini ada 50 Kepala keluarga (KK) yang berada didesa Air Palawan, dan 52 KK desa Air Batang, 50 KK desa Sukajaya serta 50 KK di desa Talang Padang. Kemudian bantuan ini setiap KK mendapat bantuan matrial seperti,batu bata – pasir – sirtu – semen – kayu – paku dan atap sekaligus dengan upah pasang.
Menurut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kaur melalui kepala Bidang Ciptakarya Doni Saputra.ST menyampaikan, Desa stanting ada Empat,3 desa di kecamatan Nasal dan 1 desa lagi berada di kecamatan Padang Guci Hilir, setiap nama penerima mendapat bantuan matrial bahan untuk pembangunan wc.
“ Ada empat desa stanting di kabupaten kaur ini,3 desa di kecematan nasal, sedangkan satu desa lagi berada di kecematan padang guci ilir. Bantuan ini kami berikan berbentuk bahan banguan, berikut biaya upah tukang” Kata Doni
Doni juga menyebutkan, Bantun ini mekanisme pemberiannya bukan berbentuk uang tunai, tetapi berbentuk bahan bangunan dan upah tukang, karena supaya mengatasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan
“ Yang kita berikan adalah berbentuk bahan bangunan dan upah tukang, supaya bantuan ini benar-benar nyata serta mengatasi adanya kongkalingkong untuk melakukan perbuatan yang melawan hukum” Tegas Doni
Sementara itu menurut sumber media ini mengatakan, Barang bangunan untuk sanitasi desa ini dikordinir melalui suplayer,dan teknis pembayaran di transper antar bank dari rekening Bendahara Sandes, lalu kemudian di transper ke rekening suplayer (toko bangunan)
“ Untuk diketahui Jumlah nilai matrial lebih kurang 6.5 Juta Rupiah ditambah upah pasang, proses pencairan Dana sanitasi desa ini tiga tahap, yang pertama 25% kedua 45% ketiga 30%. Dan saat ini yang di cairkan baru tahap l sebayak 25%” Tutup sumber pada Sabtu 3/7/2021) Kemarin” (Yanto)












