Santri Kabur Dari Pesantren Karena Dipukul, Ortu Ngadu Ke Polres Benteng

- Penulis

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket.Poto : Santri Kabur Dari Pesantren Karena Dipukul, Ortu Ngadu Ke Polres Benteng

Bengkulu Tengah,Beritarafflesia.com– AF (45), warga Bengkulu Tengah mengadukan permasalahan anak lelakinya, Na (14), ke Polres Bengkulu Tengah pada Jumat (27/8/2021) malam.

Dalam pengaduannya ke Polres Bengkulu Tengah bersama Na yang merupakan santri dan siswa di Mts Pondok Pesanteran, AF menjelaskan anaknya diduga dianiaya oleh pengurus salah satu Pondok Pesantren di Bengkulu Tengah. Akibatnya, anak tersebut kabur dari pondok pesantren.

Peristiwa itu diketahui oleh AF ketika dirinya mendapat telepon dari pihak pondok pesantren yang menjelaskan bahwa anaknya kabur bersama beberapa rekannya.

“Saya mendapat telepon dari pesantren pada Jumat 27 Agustus 2021,saya datang ke pondok Pesanteren untuk mencari solusi. Saya sampai di pondok pukul 08.00 WIB pagi dan menunggu berjam-jam. Saya dipersilahkan bertemu pengurus pondok dengan syarat harus meninggalkan handphone saya, namun saya menolak dan pergi. Sesudah salat Jumat, saya ditelepon untuk datang ke pondok. Saya datang bersama keluarga saya untuk mencari solusi penyebab anak saya kabur dari pondok,” cerita AF kepada wartawan.

Baca Juga  Polemik PT RAA dan Masyarakat, Pemda, DPRD dan Polres Benteng Segera Cari Solusi

Sesampainya di pondok Pesanteren,AF dan keluarganya diterima oleh pengurus pondok. Pengurus pondok kemudian menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa kaburnya Na dari pondok pesantren.

“Saya meminta pihak pondok menghadirkan pelaku pemukul anak saya, namun permintaan saya tidak dikabulkan dengan alasan pelakunya sedang diluar,” jelas AF.

AF kemudian menjelaskan panjang lebar penyebab anaknya kabur dari pondok. Diantaranya, anaknya mengaku dipukul dibagian bawah dada yang menyebabkan sesak, dipukul dengan bantal dan dibolak balik serta didorong mukanya.

Karena permintaannya tidak dikabulkan, sempat terjadi bersitegang dengan pihak pondok pesantren yang menyebabkan AF dan keluarganya mengaku diusir dari pondok pesantren.

“Setelah pergi dari pondok pesantren, saya langsung mendatangi advokat Hady Chaniago untuk mendapat saran, akhirnya kami sepakat mengadu ke Polres Bengkulu Tengah,” ujar AF lagi.

Dikonfirmasi, Hady Chaniago SH MH membenarkan pihaknya telah menerima kuasa dari korban Na. “Surat kuasa sudah saya terima dan sudah mengaku ke Polres Bengkulu Tengah, kami masih menunggu perkembangan dari penyidik,” ungkap Hady Chaniago. (jasa).

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinilai Koperatif Nardianto Tidak Ditahan, Sidang Berlanjut di PN Arga Makmur
Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng
Pemdes Tanjung Dalam Salurkan BLT-DD kepada 9 KPM Periode Juli-September 2026
Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Penetapan Tersangka dan DPO Apriansyah, Penyidik PPA Polda Terkesan Tendensius: Praktisi Hukum Minta Prosedur Penyidikan Dibuka
Apriansyah Soroti Profesionalitas Penyidik PPA Polda Bengkulu dalam Penanganan Kasus Terkesan Brutal 
Proses Penatapan Tersangka dan DPO Terkesan Janggal, Penasehat Hukum Apriansyah Akan Uji Melalui Prapradilan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Dinilai Koperatif Nardianto Tidak Ditahan, Sidang Berlanjut di PN Arga Makmur

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Kabulkan Penangguhan Nardi Kasus OTT Rp1,5 Juta, KMF dan Media BR Online Apresiasi Tindakan Polres Benteng

Senin, 21 September 2026 - 09:37 WIB

Pemdes Tanjung Dalam Salurkan BLT-DD kepada 9 KPM Periode Juli-September 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 19:18 WIB

Kisah Hubungan Asmara Berujung Laporan Fitna Dugaan Asusila, Apriansyah Tempuh Praperadilan

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Berita Terbaru

Provinsi Bengkulu

Pemprov Bengkulu Pacu Verval Kopdes Merah Putih agar Segera Beroperasi

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:38 WIB

Provinsi Bengkulu

HUT ke-81 PMI, Sekdaprov Herwan Antoni Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:05 WIB

Kemenag Provinsi Bengkulu

Kemenag Bengkulu Rencanakan Puncak Hari Santri Nasional di Halaman Kantor Gubernur

Rabu, 14 Okt 2026 - 21:31 WIB