Bengkulu, Beritarafflesia.com.- Setelah memantau pertumbuhan pohon kelapa pada minggu lalu. Jumat (26/9/2025), giliran Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wawali Ronny PL Tobing dan para Kepala OPD meninjau sarana dan prasarana di kawasan wisata Pantai Panjang.
Peninjauan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah kota guna memastikan penataan wisata Pantai Panjang berjalan baik dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Disini, Dedy menegaskan komitmen pemerintah dalam menata dan memanfaatkan seluruh aset agar tidak terbengkalai.
Fasilitas umum seperti musala, toilet, dan tempat wudhu yang sudah tersedia akan dioptimalkan kembali sehingga benar-benar dapat digunakan.
“Musala di sini sebenarnya bagus, hanya saja orang tidak tahu karena tidak diberi simbol. Nanti kita tata, bentangkan karpet, buat nyaman sehingga pengunjung tahu ada musala yang bisa dipakai,” ujar Dedy.
Selain fasilitas ibadah, pemerintah juga akan melakukan pembenahan di awning pedagang.

Pedagang yang tak lagi berjualan akan diganti dengan pedagang baru sehingga awning tak akan kosong.
“Sementara untuk pondok-pondok kayu yang tak layak akan diganti dengan awning baru agar lebih rapi dan tertata,” jelasnya.
Tak hanya sarana – prasarana tertata, Dedy memastikan kawasan pantai panjang menjadi wisata yang bersih, nyaman dan indah.
Ia pun menyebutkan dirinya tak segan turun tangan langsung memungut sampah jika masih ada yang berserakan. Karena pada dasarnya seorang pemimpin harus memberi contoh yang baik untuk masyarakat dan demi kota yang bersih.
“Sekarang banyak warga bilang terima kasih, karena pantai sudah bersih, jogging pun jadi enak. Itulah kepuasan kita, melihat warga senang dengan perubahan yang ada,” tutup Dedy. (BR)



