Bengkulu, Beritarafflesia.com.- Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi angkat bicara menyoal video beredar ada oknum sengaja mencabut pohon kelapa yang ditanam di kawasan Pantai Panjang dalam rangka Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA).
Orang nomor 1 di Kota Bengkulu menyayangkan hal tersebut. Padahal gerakan ini bertujuan untuk membuat pantai panjang kian indah dan estetik dengan kehadiran pohon kelapa.
“Saya juga baru tahu, tapi sangat menyayangkan. Ini kan tidak mengganggu. Inilah yang terkadang membuat Bengkulu didera hal-hal yang negatif,” jelas Walikota.
Kata Walikota, GEMPALA ini dijalankan dengan semangat gotong royong dan untuk kemajuan wisata Pantai Panjang.
“Orang yang mendonasikan kelapa itu kan dengan penuh keikhlasan, tapi ada oknum yang sengaja mencabut itu,” ujar Dedy dengan mimik muka kecewa.
“Kalau idak pacak bantu, janganlah ganggu,” imbuhnya.
Ia berharap kejadian serupa tak terulang dan mendoakan oknum tersebut mendapatkan hidayah agar tak berbuat semena-mena lagi.
“Kita doakan yang mencabut tadi Allah buka hatinya. Allah beri hidayah dan Insya Allah nanti kita akan ganti,” tuturnya.
Sebagai informasi, GEMPALA yang diinisiasi langsung Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi untuk memberikan sentuhan eksotis dan alami pada garis pantai panjang, serta memiliki manfaat ekologis yang penting.
Karena memang gerakan menanam pohon kelapa di pantai ini sebagai upaya untuk meningkatkan keindahan dan keberlanjutan lingkungan pantai.
Sebab, pohon kelapa yang tumbuh di pantai memperindah pemandangan, menarik wisatawan, dan meningkatkan potensi pariwisata. (BR)













