Guna Jaga Kesehatan, Pemkot dan BPOM Tingkatkan Pengawasan Jajanan Kantin Sekolah

- Penulis

Senin, 6 Mei 2024 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot dan BPOM Tingkatkan Pengawasan Jajanan Kantin Sekolah

Bengkulu,Beritarafflesia.Com-Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Bengkulu bersama Pemkot Bengkulu memberikan perhatian lebih terhadap jajanan anak di sekolah.

Hal ini diungkapkan saat Pj Walikota Arif Gunadi bersama Kepala BPOM bertemu membahas program pangan jajanan anak sekolah (PJAS) yang akan dilakukan di Kota Bengkulu. Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa/i di sekolah mengerti tentang PJAS yang aman, bergizi, dan bermutu. PJAS ini harus bebas dari 3 bahaya yaitu bahaya fisik, bahaya kimia, dan bahaya biologi.

Berkaitan rencana ini, Pemerintah Kota Bengkulu selalu siap memberikan dukungan dan support kepada BPOM Bengkulu dalam menjalankan tugas.

Menurut Pj Walikota, dengan kehadiran BPOM otomatis makanan dan minuman yang ada dapat terpantau. Karena kalau tidak, tentunya akan dimanfaatkan segelintir oknum untuk menjual makanan dan minuman menggunakan bahan pengawet serta bahan kimia berbahaya lainnya.

“Ini satu upaya dan wujud komitmen bersama dalam mengantisipasi keberadaan kandungan bahan berbahaya pada bahan makanan yang dikonsumsi masyarakat, khususnya anak usia sekolah,” jelasnya.

Baca Juga  PWI Provinsi Bengkulu, Gelar Pelatihan Kode Etik Jurnalistik

Sementara itu, Kepala BPOM Bengkulu Yogi Abaso Mataram menjelaskan terkait PJAS yang difokuskan di Kota Bengkulu.

Pihaknya bersama stakeholder menggerakkan berbagai komunitas-komunitas di sekolah agar dapat memiliki kemampuan untuk melihat mana saja makanan yang sehat dan aman sebelum dikonsumsi bagi siswa/i.

“Program ini berjalan sampai Desember. Dimana nanti endingnya ialah penilaian sekolah mana saja yang bisa menerapkan PJAS secara optimal,” ungkap Yogi, Senin (6/5/2024).

Lebih lanjut, nantinya ada pembinaan para pedagang. Selain itu, ada juga pembinaan untuk komunitas intra sekolah sehingga mereka juga mempunyai kemampuan untuk memilah dan memilih makanan yang baik untuk siswa/i.

Berdasarkan keterangan Yogi, hingga saat ini pihaknya belum menemukan makanan dengan bahan berbahaya di sekolah pada wilayah tersebut. “Meskipun begitu, kita tidak boleh terlena. Ini harus kita jaga terus supaya kondisinya tetap konsisten seperti sekarang,” ujarnya.

Terakhir, Yogi mengimbau masyarakat Bengkulu untuk lebih waspada dan teliti ketika membeli produk makanan, mulai dari mengecek kemasan, label izin edar, cek kadaluarsa.(Br1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu
188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas
Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung
HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat
Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Warga Kebun Tebeng
Pemkot Bengkulu Tegaskan Aksi Buang Sampah di Kantor Wali Kota dan DPRD Langgar Hukum
Tata Pasar Panorama, Pemkot Bengkulu Gratiskan Retribusi PKL Selama Tiga Bulan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 10:09 WIB

Karnaval Batik Internasional 2026 Meriah, 10 Ribu Pengunjung Padati Kota Bengkulu

Rabu, 8 April 2026 - 19:50 WIB

188 PNS Pemprov Bengkulu Diambil Sumpah, Ditekankan Disiplin dan Profesionalitas

Senin, 6 April 2026 - 08:37 WIB

Dipimpin Wakil Walikota, Pencarian Korban Tenggelam di Jenggalu Terus Berlangsung

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:32 WIB

HP Wartawati Dirampas Saat Rekam Dugaan Pungli di Pantai Zakat

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:52 WIB

Syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra Bengkulu, Perkuat Konsolidasi Kader

Berita Terbaru

Rejang Lebong

874 Santri RA Rejang Lebong Ikuti Manasik Haji di Curup

Kamis, 23 Apr 2026 - 12:06 WIB