Proyek Siluman 2021 Milik Balai Sumatera VII Di Desa Tanjung Putus Belum Rampung

Bengkulu Utara314 Dilihat

Hingga Awal Tahun, Proyek Siluman Milik Balai Sumatera VII Di Desa Tanjung Putus Belum Rampung

Bengkulu Utara,Beritarafflesia.com – Terkait proyek milik Balai Sumatera VII di Desa Tanjung Putus Kecamatan Kerkap yang dikerjakan di tahun 2021 tanpa papan merek diduga siluman hingga awal tahun 2022 belum juga rampung alias kelar.

Pantauan awak media, Senin (03/01/2022) sore proyek milik balai sumatera VII tersebut terlihat bagian atas bangunan yang dibangun belum juga selesai padahal pembangunan proyek tersebut sudah berganti tahun.

Hal ini jelas menjadi tanda tanya besar, apalagi proyek milik Balai Sumatera VII sejak awal tidak ada papan merek sama sekali, bahkan proyek milik Balai Sumatera VII yang di bangun di Desa Tanjung Putus tersebut, disinyalir tak jelas apakah dikerjakan secara swakelola atau direkanan.

Bahkan yang lebih aneh lagi, proyek milik Balai Sumatera VII di Desa Tanjung Putus tersebut, terkesan seperti kucing-kucingan ketika dikonfirmasi saling lempar. Awak media ini juga sudah mencoba menghubungi nomor pihak Balai Sumatera VII yang diberikan oleh kades Tanjung Putus namun tak juga mendapatkan respon sama sekali.

Sekedar mengingatkan, sebelumnya Kepala Desa Tanjung Putus, Kusindah dikonfirmasi awak media ini melalui via WhatsApp membenarkan bahwa proyek yang berada di desanya tersebut milik pihak Balai Sumatera VII.

“Itu proyek Balai Sumatera VII provinsi. Kalau dikasih papan merek kami pasang. Kelak coba kutanyakan ada tidak papan mereknya,” ujar Kades.

Hingga Awal Tahun, Proyek Siluman Milik Balai Sumatera VII Di Desa Tanjung Putus Belum Rampung

Menurut salah seorang pekerja ketika diwawancarai mengatakan bahwa dirinya tidak tahu mengenai berapa anggaran pembangunan tersebut, karena dirinya dengan pekerja lain diperintahkan untuk bekerja dan dibayar.

“Tidak tahu kami berapa anggarannya, kami disini cuma bekerja dan dibayar dek,” ujar salah seorang pekerja.

Hingga berita ini diturunkan pihak Balai Sumatera VII belum bisa dikonfirmasi, bahkan papan nama proyek tersebut tidak ada. (BR1)

Share

Tinggalkan Balasan