Ramainya Ajakan #KaburAjaDulu, Dentons HPRP Mencetuskan Solusi: Membangun Data Center untuk Menarik Talenta Terbaik Indonesia

- Penulis

Kamis, 27 Februari 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Beritarafflesia.com- Fenomena #KaburAjaDulu semakin marak di kalangan profesional muda Indonesia, di mana banyak talenta terbaik memilih untuk bekerja di luar negeri demi peluang yang lebih baik.

Namun, bagaimana jika Indonesia mampu menciptakan ekosistem yang sama kompetitifnya? Data center dan kecerdasan buatan (AI) kini menjadi peluang besar, tidak hanya dalam mendorong ekonomi digital, tetapi juga dalam menarik dan mempertahankan SDM unggul di dalam negeri.

Dalam Dentons HPRP Law & Regulations Outlook 2025, para pemimpin industri, regulator, dan pakar hukum berkumpul untuk membahas bagaimana percepatan pembangunan data center dapat menjadi solusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan SDM Indonesia.

Pandu Sjahrir, Founding Partner AC Ventures yang menjadi salah satu narasumber di seminar tersebut, menyoroti bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang menarik untuk investasi data center. Menurutnya, data center telah menjadi infrastruktur esensial dalam ekosistem digital, setara dengan kebutuhan energi bagi industri.

“Sama seperti energi, tanpa data center, penyebaran informasi tidak akan semurah dan secepat saat ini. Semakin besar investasi di sektor ini, semakin murah distribusi informasi bagi masyarakat. Data center kini menjadi tulang punggung infrastruktur digital yang mendukung pertumbuhan ekonomi,” jelas Pandu.

Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan utama bukan hanya terkait investasi dan pengadaan lahan, tetapi juga kesiapan SDM.

“Yang perlu dipromosikan bukan hanya pembangunan fisik data center, tetapi juga potensi untuk menarik talenta global agar ikut berkontribusi dalam ekosistem ini. Jika ekosistem yang tepat tercipta, data center bisa menjadi daya tarik bagi talenta Indonesia di luar negeri untuk kembali dan berkarya di dalam negeri, menjawab tren #KaburAjaDulu,” tambahnya.

Baca Juga  Survei LSI 86,1 Persen Responden Puas Atas Kinerja Polri Memberantas Kasus TTPO

Senada dengan hal tersebut, Andre Rahadian, Founding Partner Dentons HPRP, menegaskan bahwa data center dan AI bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang investasi dalam SDM Indonesia.

“Jika Indonesia ingin menjadi pusat ekonomi digital, kita harus menyiapkan SDM yang kompetitif. Dengan pertumbuhan GDP yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, tetapi daya saing tenaga kerja kita masih tertinggal, ini saatnya industri berperan lebih aktif dalam menciptakan ekosistem yang mendorong inovasi dan peluang kerja di dalam negeri, salah satunya melalui pembangunan data center,” ujar Andre.

Ia juga menegaskan bahwa tanpa regulasi dan kebijakan yang mendukung, Indonesia berisiko kehilangan momentum dalam membangun ekosistem digital yang mampu menahan dan menarik kembali talenta terbaiknya.

Sebagai firma hukum yang aktif dalam industri teknologi, Dentons HPRP berkomitmen untuk mendukung kebijakan yang adaptif dan progresif, agar pembangunan data center dapat berjalan optimal dan membuka lebih banyak peluang bagi tenaga kerja lokal.

Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan utama, Dentons HPRP Law & Regulations Outlook 2025 diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk regulasi yang lebih inklusif dan strategis, guna mempercepat transformasi digital dan memastikan Indonesia menjadi magnet bagi talenta terbaiknya sendiri—bukan sekadar melihat mereka #KaburAjaDulu ke luar negeri demi peluang yang lebih baik, serta dapat menarik diaspora Indonesia berpengalaman di luar negeri untuk kembali dan berkontribusi dalam ekosistem digital nasional.

Dengan lapangan kerja berbasis teknologi dan insentif bagi talenta global, Indonesia dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatkan daya saing SDM. (BR)

Share

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Gunakan Modus Sertifikat Bodong sebagai Jaminan, Rudi Bambang Hermanto Tipu Beli BBM Senilai Rp100 Juta
Guru Besar Prof. Dr Juanda Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum
Aliansi Advokat Yogyakarta Terbitkan Petisi Beri Dukungan Ketua BEM UGM 2025 Tiyo Ardianto
Presiden RI Tegaskan Hukum Tidak Boleh Dijadikan Alat Politik, Rakyat Harus Dapat Perlindungan.
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:39 WIB

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:06 WIB

Gunakan Modus Sertifikat Bodong sebagai Jaminan, Rudi Bambang Hermanto Tipu Beli BBM Senilai Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 11:35 WIB

Guru Besar Prof. Dr Juanda Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Berita Terbaru

Internasional

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:39 WIB