Workshop Pendidikan, Walikota Helmi : Pengelolaan dana BOS agar Di Gunakan Sebaik-baiknya

- Penulis

Rabu, 16 Juni 2021 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu, (Beritarafflesia.com) – Rabu (16/6) Mewakili Walikota Bengkulu Helmi Hasan yag berhalangan hadir, Asisten 1 Bujang HR menyampaikan kata sambutan walikota pada acara workshop pendidikan di Grage Hotel.

Acara workshop tersebut membahas tentang Optimalisasi Penggunaan dana BOS dalam Rangka Akselerasi Pembelajaran Tatap Muka. Acara itu dihadiri oleh anggota DPR RI komisi X Dewi Coryati.

Hadir juga sebagai narasumber Kepala BKPP Provinsi Bengkulu Iskandar Novianto, Koedinator Perencanaan dan Penganggaran Setditjen PAUD, Dikdas dan Dikmen Kemendikbudristek RI Nandana Aditya Bhaswara, Sekretaris Ditjen PAUD, Diknas, Dikdas dan Dikmen Kemendikbudristek RI Sutanto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juga hadir Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Rosmayetti, dan beberapa perwakilan sekolah se-Provinsi Bengkulu baik kepsek maupun guru.

Saat membacakan sambutan walikota, Bujang menyampaikan bahwa walikota mengimbau kepada seluruh sekolah atau penyelenggara pendidikan khususnya di Kota Bengkulu untuk mengelola dana BOS sebaik-baiknya sehingga dana BOS yang diberikan oleh pemerimtah bisa lebih dimanfaatkan secara maksimal dan optimal.

Baca Juga  Walikota Helmi Tegaskan Data Kependudukan Memiliki Peran Vital

“Walikota mengimbau kepada seluruh penyelenggara pendidikan untuk mengelola dana BOS sebaik-baiknya sehingga dana BOS yang diberikan oleh pemerimtah bisa lebih dimanfaatkan secara maksimal dan optimal,” sampai Bujang.

Sementara di kesempatan itu, Dewi Coryati membawa kabar gembira khususnya bagi para guru honor yakni presiden RI punya program 1 juta guru honor diangkat menjadi ASN.

“Ada program 1 juta guru honor menjadi ASN. Ini spektakuler karena dibiayai APBN. Kalau dibiayai APBD pasti tidak sanggup. Sementara guru honor sangat dibutuhkan dalam melakukan pendidikan. Tanpa guru honor pendidikan akan pincang jalannya,” jelas Dewi.

Oleh karena itu, ia himbau agar guru honor memastikan dirinya ikut mendaftar. “Sampaikan ke guru honornya masing-masing,” kata Dewi.

Kemudian terkait pembelajaran tatap muka, sambung Dewi pembelajaran sistem daring di Provinsi Bengkulu tingkat kesuksesannya sangat rendah karena kendala jaringan.

“Pembelajaran tatap muka merupakan jalan keluar agar anak-anak tidak kehilangan jatah pendidikan,” demikian Dewi. (BR)

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Bengkulu dan BI Luncurkan Samsat Keliling Digital Berbasis QRIS
Pengawasan Perizinan Usaha, BPKP Awali Dengan Entri Meeting di Bengkulu
Inspektorat Bengkulu Digenjot, Targetkan Pemerintahan Bebas KKN
Jalan Tambang Sawah Mulus, Warga Lebong Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan
Simposium Nasional IDAI Bengkulu Bahas Tantangan Kesehatan Anak dan SDGs 2030
Gubernur Helmi Hasan Pastikan Warga Kurang Mampu Bengkulu Nikmati Listrik Mandiri Lewat Program BPBL
Jembatan Air Matan Rampung, Gubernur Bengkulu: Buka Akses dan Dorong Ekonomi Pesisir Seluma
Gubernur Bengkulu Hadiri Rakornas di SICC, Tegaskan Komitmen Jalankan Arahan Presiden
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:24 WIB

Pemprov Bengkulu dan BI Luncurkan Samsat Keliling Digital Berbasis QRIS

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:13 WIB

Pengawasan Perizinan Usaha, BPKP Awali Dengan Entri Meeting di Bengkulu

Senin, 9 Februari 2026 - 16:43 WIB

Inspektorat Bengkulu Digenjot, Targetkan Pemerintahan Bebas KKN

Senin, 9 Februari 2026 - 10:22 WIB

Jalan Tambang Sawah Mulus, Warga Lebong Apresiasi Kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:25 WIB

Simposium Nasional IDAI Bengkulu Bahas Tantangan Kesehatan Anak dan SDGs 2030

Berita Terbaru

Uncategorized

Laboratorium Sosial Dalam Pemolisian Berbasis Riset dan Keilmuan

Kamis, 12 Feb 2026 - 22:07 WIB