Pemprov Bengkulu Apresiasi Inovasi TNI Lewat Aplikasi Centurion-21

Pemprov216 Dilihat

Bengkulu, Beritarafflesia.com.-  – Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap peluncuran Aplikasi Centurion-21 sebagai bagian dari upaya menyukseskan program ketahanan dan kedaulatan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu Mian saat menghadiri Launching Aplikasi Centurion-21 yang digelar di Gedung Makorem 041/Gamas, Kamis (29/1/2026), secara virtual melalui Zoom.

Aplikasi Centurion-21 secara resmi diluncurkan oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han). Aplikasi ini merupakan platform survei digital dan pemetaan terintegrasi yang dikembangkan untuk Kodam XXI/Radin Inten guna mengumpulkan data lapangan secara cepat, akurat, dan real-time.

Baca Juga  Wakil Gubernur Mian Lantik 14 Pejabat Eselon II Pemprov Bengkulu

Centurion-21 juga didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menunjang tugas teritorial, termasuk pemantauan kondisi tanaman pertanian berbasis pertanian presisi serta pemetaan wilayah menggunakan drone.

 

Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan apresiasi atas terobosan TNI, khususnya Kodam XXI/Radin Inten dan Korem 041/Gamas, dalam menghadirkan aplikasi yang mampu memetakan data pangan secara menyeluruh.

Dengan aplikasi ini, seluruh data bisa dimapping untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo tentang ketahanan dan kedaulatan pangan,” ujar Mian.

Selain itu, Pemprov Bengkulu juga mengapresiasi penandatanganan kerja sama antara Korem 041/Gamas dengan sejumlah perguruan tinggi dalam rangka mendukung sosialisasi dan pendampingan program kedaulatan pangan melalui sinergi Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Perkuat Pembinaan Umat Lewat Muzakarah Imam dan Khatib

Sementara itu, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto menjelaskan bahwa Aplikasi Centurion-21 bertujuan untuk memetakan stok pangan hingga tingkat desa, sehingga potensi kekurangan bahan pangan dapat diantisipasi sejak dini.

“Dengan monitoring ini, kekurangan komoditas seperti cabai bisa diprediksi dan diantisipasi lebih awal,” pungkasnya.

Peluncuran Aplikasi Centurion-21 diharapkan menjadi instrumen strategis dalam memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan berkelanjutan di Provinsi Bengkulu. (BR)

Share