Dikbud Provinsi Bengkulu Pastikan Kesiapan UAS Capai 95 Persen

Advotarial, Pemprov250 Dilihat

Beritarafflesia.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu memastikan bahwa kesiapan Ujian Akhir Sekolah (UAS) sudah mencapai 95 persen, Selasa (05/04/22).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat mengatakan, bahwa dari satuan pendidikan sudah siap untuk pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) yang rencananya akan mulai dilaksanakan pada tanggal 11 April mendatang.

“Untuk UAS ini juga sudah siap, 95 persen satuan pendidikan siap melaksanakan karena memang pelaksanaannya diserahkan pada sekolah masing-masing. Nanti bisa dilaksanakan oleh MKKS atau MGMP, kemudian UAS ini sesuai konsep merdeka belajar, diharapkan anak-anak betul memiliki kompetensi, artinya kompetensi anak tercapai sesuai KIKD yang ada sesuai dengan program kerja di sekolah, apalagi khusus anak SMK diharapkan betul-betul sesuai jurusannya masing-masing sehingga saat turun ke masyarakat nanti mereka tidak canggung lagi,” jelas Eri.

Baca Juga  Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemprov Bengkulu Perkuat Mitigasi Teknis dan Langit

Eri juga menerangkan, bahwa selama bulan suci Ramadhan 1443 H tahun 2022 ini, untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah, menurutnya  akan dilakukan secara normal sama seperti ketika KBM tatap muka di sekolah saat pandemi Covid-19.

Baca Juga  Asisten II Setda Provinsi Bengkulu Hadiri Sertijab Kepala Disperindag

“Jadi untuk KBM tatap muka di sekolah selama Ramadhan kali ini, kita enam jam waktu belajarnya, sama seperti ketika KBM tatap muka terbatas saat pandemi, dan itu sesuai dengan petunjuk dari pusat,” ungkap Eri.

Ia menambahkan, apalagi saat ini angka pandemi covid-19 sudah mengalami penurunan, maka KBM tatap muka di sekolah juga sudah mulai diberlakukan sejak beberapa waktu terakhir.

Baca Juga  Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemprov Bengkulu Perkuat Mitigasi Teknis dan Langit

“Bahkan setelah lebaran nanti jika kondisi daerah kita terus kondusif maka untuk KBM tatap muka di sekolah bisa dilakukan secara full normal seperti biasa saat sebelum pandemi, hanya saja tetap, saat ke sekolah wajib prokes (protokol kesehatan),” tutup Eri. (Adv)

Share

Tinggalkan Balasan