Kriya Jepara dan Yogyakarta di Bazar UMKM HUT Curup

- Penulis

Jumat, 10 Mei 2024 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kriya Jepara dan Yogyakarta di Bazar UMKM HUT Curup

Rejang Lebong,Beritarafflesia.Com-Aneka produk kriya asal Jepara dan Yogyakarta tampil di stand Bazar UMKM HUT Kota Curup ke-144 sejak Rabu, (8/5/2024).

Rata-rata kriya yang dijual di arena Festival Budaya dan Bazar UMKM di Lapangan Dwi Tunggal itu terbuat dari kayu jati dan tembikar tanah liat.

Aneka kriya berbahan baku kayu jati limbah pembuatan furniture ukir Jepara itu berupa pernak pernik rumah tangga. Mulai dari tempat air gelas kemasan, kotak tissue, asbak, hingga miniature mobil, sepeda motor, sepeda dan teko set. Termasuk perlengkapan dapur seperti talenan jati, hiasan dinding dan cermin ukir.

‘’Cermin jati ukir ini kita jual dengan harga Rp1.250.000. kotak tissue ada yang Rp135.000 ada juga yang Rp100.000 tergantung motifnya dan bahannya sama. Yakni kayu jati. Sedang teko set Rp250.000 per set,’’ jelas Halijah, pedagang kriya saat ditemui Media Center, Kamis, (9/5/2024).

Baca Juga  Melalui Safari Ramadhan Menyempurnakan Ibadah Dan Mempererat Silaturahmi

Dikatakan, produk kriya yang dijual langsung didatangkan dari Jepara dan Yogyakarta. Selain itu, Halijah juga menjual beberapa produk aksesoris hasil kerajinan tangan pengrajin Yogyakarta, Bali dan Toraja. Diantaranya berupa gelang, kalung dan tasbih. Ada yang berbahan baku kayu kokka ada juga terbuat dari manik-manik dan batu akik.

‘’Untuk gelang kokka kita jual Rp35.000 per buah. Sedangkan gelang aksesoris dari bahan kayu lain Rp25.000,’’ tutur Halijah.

Produk kriya Jepara dan Yogyakarta lanjut Halijah cukup diminati pembeli. Pengunjung arena Bazar UMKM ramai di malam hari.

Rejang Lebong banyak memiliki produk kriya yang cukup bagus. Sayangnya, produk kriya mulai dari ayam-ayaman hingga pernak pernik rumah tangga yang juga terbuat dari kayu dan bambu tidak dipasarkan di arena ini. Sementara arena Bazar UMKM ini merupakan sarana strategis untuk mempromosikan produk kriya local. Namun, event ini belum dimanfaatkan pengrajin kriya Rejang Lebong.(BR1)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dituding Korupsi Rp.2,2 Miliar, Mantan Kades Pungguk Lalang Angkat Bicara
Puskesmas Simpang Nangka Lakukan Kunjungan Rumah, Berikan Layanan Medis Berkelanjutan bagi Warga Peserta BPJS
Sanggar Benuang Sakti Bertahan Tanpa Uluran Tangan, Penjaga Budaya Asli Suku Rejang Menanti Keberpihakan Pemerintah
Bupati Rejang Lebong Terima Audiensi IAPA Bengkulu di Rumah Dinas
Kepemimpinan Kolaboratif Bupati dan Wakil Bupati Perkuat Fondasi Pembangunan Rejang Lebong
Pemkab Rejang Lebong Teken MOU Dukung Pembentukan BNNK
Festival Durian Jenis Langka Varietas Unggul Lokal ke-3 Resmi Digelar di Rejang Lebong
Pengurus Lengkap KONI Rejang Lebong Periode 2024-2028 Resmi Dikukuhkan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:12 WIB

Dituding Korupsi Rp.2,2 Miliar, Mantan Kades Pungguk Lalang Angkat Bicara

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:36 WIB

Puskesmas Simpang Nangka Lakukan Kunjungan Rumah, Berikan Layanan Medis Berkelanjutan bagi Warga Peserta BPJS

Senin, 26 Januari 2026 - 14:14 WIB

Sanggar Benuang Sakti Bertahan Tanpa Uluran Tangan, Penjaga Budaya Asli Suku Rejang Menanti Keberpihakan Pemerintah

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:54 WIB

Bupati Rejang Lebong Terima Audiensi IAPA Bengkulu di Rumah Dinas

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:58 WIB

Kepemimpinan Kolaboratif Bupati dan Wakil Bupati Perkuat Fondasi Pembangunan Rejang Lebong

Berita Terbaru