Kasus Covid Tembus 1,7 Juta, Cak Imin Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi

- Penulis

Jumat, 7 Mei 2021 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar

Jakarta.Beritarafflesia.com – Jum’at (7/5) Kasus Corona di Indonesia hari ini tembus ke angka 1,7 juta. Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meminta pemerintah mempercepat vaksinasi.

“Saya kira 1,7 juta bukan angka yang kecil. Apalagi korban meninggal dunia akibat Corona ini sudah mencapai 46.663 jiwa. Tentu ini persoalan serius sehingga saya meminta masyarakat untuk benar-benar jangan lengah, tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Cak Imin dalam keterangan tertulis.

“Kalau saat ini Pemerintah melarang mudik, ya aturan itu harus kita taati bersama untuk mencegah kondisi yang lebih buruk lagi. Jangan sampai apa yang terjadi di India yang disebut tsunami COVID-19 gelombang kedua, juga terjadi di negeri ini,” sambung pimpinan DPR yang membidangi Korkesra ini.

Cak Imin menyambut baik rencana vaksinasi Gotong Royong yang akan dimulai pada 17 Mei 2021. Saat ini, sebanyak 8,6 juta pekerja sudah terdaftar sebagai penerima vaksin gotong royong.

Baca Juga  Cafe dan Panti Pijat Meresahkan, Warga Lingkar Barat Hearing Ke DPRD Kota 

“Kami di DPR mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satuan Tugas (COVID-19) Penanganan COVID-19 meminta perusahaan untuk mulai menyosialisasikan kepada pegawainya mengenai mekanisme vaksinasi gotong royong sehingga para pekerja tidak kebingungan ataupun misinformasi,” katanya.

Cak Imin meminta pemerintah memastikan tidak ada perusahaan yang membebankan pekerja dengan biaya vaksin. Pemerintah harus menjamin seluruh masyarakat dapat mengakses vaksin COVID-19 secara gratis tanpa terkecuali.

“Kemenkes harus melakukan verifikasi dan validasi data penerima vaksin agar tidak ada data ganda atau pekerja yang sudah mendapatkan vaksin masuk ke dalam daftar penerima vaksin gotong royong,” kata Ketua Umum DPP PKB ini.

Pemerintah perlu meminta perusahaan untuk memastikan seluruh pekerjanya yang terdaftar sebagai penerima vaksin ikut berpartisipasi pada program vaksinasi gotong royong. Dengan demikian, upaya pemerintah untuk mempercepat terbentuknya herd immunity dapat segera terealisasi. (BR)

Share

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel beritarafflesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel
Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 
Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar
Gunakan Modus Sertifikat Bodong sebagai Jaminan, Rudi Bambang Hermanto Tipu Beli BBM Senilai Rp100 Juta
Guru Besar Prof. Dr Juanda Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum
Aliansi Advokat Yogyakarta Terbitkan Petisi Beri Dukungan Ketua BEM UGM 2025 Tiyo Ardianto
Presiden RI Tegaskan Hukum Tidak Boleh Dijadikan Alat Politik, Rakyat Harus Dapat Perlindungan.
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:39 WIB

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel

Jumat, 18 September 2026 - 14:53 WIB

Sidang Lanjutan, Penasehat Hukum Apriansyah Mintak Hakim Uji Keabsahan Alat Bukti dan Saksi 

Jumat, 18 September 2026 - 14:06 WIB

Perubahan Objek Sangkaan Terkuak di Prapradilan Apriansyah, Advokat Dukung Hakim Bongkar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:06 WIB

Gunakan Modus Sertifikat Bodong sebagai Jaminan, Rudi Bambang Hermanto Tipu Beli BBM Senilai Rp100 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 11:35 WIB

Guru Besar Prof. Dr Juanda Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Berita Terbaru

Internasional

FOSS Group Perkenalkan Teknologi Proteksi Kebakaran Berbasis Aerogel

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:39 WIB