Bupati Bengkulu Utara Buka Sosialisasi Penyusunan Kajian Risiko Bencana

Bengkulu Utara432 Dilihat

Bengkulu Utara, Beritarafflesia.com.- Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, M.Ap secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Bengkulu Utara dengan tema “Membangun Pemahaman Bersama dalam Penyusunan Kajian Risiko Bencana yang Partisipatif”. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Command Center Setdakab Bengkulu Utara, Selasa (23/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Arie Septia Adinata mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang bertujuan untuk mensosialisasikan penyusunan dokumen Kajian Risiko Bencana sebagai langkah strategis dalam mengurangi risiko bencana di Kabupaten Bengkulu Utara.

Menurutnya, penyusunan dokumen KRB merupakan bagian penting dari upaya bersama dalam meningkatkan mitigasi bencana serta kapasitas kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan, khususnya di wilayah kerja masing-masing.

Saya menyampaikan apresiasi kepada Pak Suharto dan rekan-rekan, serta seluruh peserta yang telah hadir dan memprioritaskan waktunya. Ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam rangka terlaksananya upaya Pengurangan Risiko Bencana di Kabupaten Bengkulu Utara,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menekankan peran penting kecamatan dalam penyusunan dokumen KRB. Ia meminta seluruh camat untuk melakukan pendataan potensi bencana di wilayah masing-masing sebagai dasar penyusunan kajian.

Kajian Risiko Bencana ini datanya berasal dari kecamatan. Saya minta camat sudah mendata potensi bencana di wilayah masing-masing. Data inilah nanti yang menjadi acuan kita,” jelasnya.

Bupati juga menegaskan perlunya perubahan paradigma dalam penanggulangan bencana. Menurutnya, penanganan bencana tidak hanya dilakukan saat bencana terjadi, tetapi harus diawali dengan upaya pencegahan dan pengurangan risiko berbasis data.

Kita ingin mengubah paradigma. Selama ini mungkin ketika terjadi bencana langsung ditangani. Sekarang, bagaimana kita meminimalkan risiko bencana, kita butuh data. Data bencana yang pernah dialami Kabupaten Bengkulu Utara kita kumpulkan dan olah untuk meminimalkan risiko bencana ke depan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat memiliki pemahaman yang sama serta berperan aktif dalam penyusunan Kajian Risiko Bencana yang partisipatif, komprehensif, dan berkelanjutan demi keselamatan masyarakat Bengkulu Utara. (Br)

Share