Kapal Trawl dari Bengkulu Ditangkap Nelayan Tradisional Di Laut Bengkulu Utara

Bengkulu Utara215 Dilihat

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andy Pramudya Wardana membenarkan, Bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi sebelumnya, dan di tangkap oleh para nelayan setempat

“Dari awal kita telah mendapatkan informasi bahwa nelayan trawl beroperasi di bawah dua mil berada di laut, tempatnya di kawasan kabupaten Bengkulu Utara. lalu nelayan sudah tidak sabar lagi, kemudian akhirnya para nelayan melakukan penangkapan sendiri terhadap  Nelayan tersebut. Bahkan kita juga tidak bisa melakukan apa- apa, hanya bisa menitor saja, lantaran sebab kita tidak ada sarana dan prasarana untuk melakukan penangkapan ” kata Kapolres.

Kapal Trawl dari Bengkulu Di Tangkap Nelayan Tradisional Di Laut Bengkulu Utara

“Setelah melakukan penangkapan nelayan trawl di laut, kemudian nelayan tradisional menutup jalan yang berada di Desa Pasar Palik, Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara untuk menghindari terjadinya konflik.

Ia menegaskan, bahwa pihaknya akan memberikan hukuman terhadap para nelayan trawl tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita akan bekerjasama dengan nelayan tradisional, jika kapal trwal melanggar hal yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Rusman, Ketua Asosiasi Nelayan Tradisional Bengkulu (ANTB) Bengkulu Utara mengatakan bahwa selain menangkap empat nelayan trawl, nelayan juga menyita barang bukti berupa kapal trawl dan alat tangkapnya.

” Ini merupakan bentuk protes terhadap kapal trawl yang masih beroperasi di dibawah radius 2 mil,” tegasnya.

Lanjut rusman, konflik antar nelayan tradisional dan nelayan trawl telah terjadi lebih dari 25 tahun lamanya dan konflik kembali terulang pada hari ini, ketika nelayan tradisional mendapati nelayan trawl melakukan aktvitas tangkap ikan di wilayah yang dilarang, yaitu radius 2 mil dari pesisir pantai.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu Jais Effendi menjelaskan bahwa keberadaan nelayan trawl menyebabkan hasil tangkapan nelayan tradisional menurun.

“Menurut nelayan Desa Palik Bengkulu Utara bahwa ada kapal nelayan trawl yang melakukan penangkapan ikan di wilayah mereka yang mengakibatkan nihilnya hasil tangkapan mereka selaku nelayan tradisional yg merupakan akibat dari kapal trawl tersebut,” tutupnya.( Roi)

 

Share

Tinggalkan Balasan