Desa Cinta Mandi Dinobatkan Sebagai Desa ODF dari Dinkes Kepahiang

Kepahiang422 Dilihat

Ket foto/ Desa Cinta Mandi saat Dinobatkan Sebagai Desa ODF oleh Dinkes Kepahiang

Kepahiang, Beritarafflesia.com, – Tim verifikasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang bersama jajaran Puskesmas UPT Muara Langkap melaksanakan kegiatan verifikasi Desa ODF (Open Defecation Free) di Desa Cinta Mandi, Senin (1/9/2025). Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Desa Cinta Mandi dan dibuka langsung oleh Kepala Puskesmas UPT Muara Langkap, Messi Arena, S.ST, didampingi staf dari Bidang Kesehatan Lingkungan Masyarakat.

Pelaksanaan verifikasi dilakukan secara menyeluruh di enam dusun yang ada di Desa Cinta Mandi. Tim dibagi menjadi enam kelompok untuk memastikan kondisi lapangan dengan melibatkan Kader Kesehatan Desa Sosokan Cinta Mandi serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Keban Agung dan Embong Ijuk. Mereka bertugas sebagai tim penilai dalam proses verifikasi status ODF.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Cinta Mandi telah mencapai 90 persen memiliki jamban sehat. Capaian tersebut memenuhi syarat untuk dinyatakan sebagai Desa ODF atau Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Dengan demikian, secara resmi Tim Kesehatan Kabupaten Kepahiang menetapkan Desa Cinta Mandi sebagai Desa ODF.

Ket foto/ Desa Cinta Mandi saat Dinobatkan Sebagai Desa ODF oleh Dinkes Kepahiang

Kepala Desa Cinta Mandi, Ediyansah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penetapan tersebut. Ia menilai keberhasilan ini berkat kerja sama seluruh elemen desa, kader kesehatan, serta dukungan dari tenaga medis dan pemerintah kabupaten. “Kami berterima kasih kepada Tim Verifikasi dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas UPT Muara Langkap yang telah menetapkan Desa Cinta Mandi sebagai Desa ODF. Namun demikian, masih ada sebagian kecil masyarakat yang belum memiliki jamban. Kami berkomitmen untuk segera menuntaskan permasalahan tersebut,” ujarnya.

Ediyansah menambahkan, salah satu upaya yang akan dilakukan pemerintah desa adalah mengusulkan kembali program bantuan Sanitasi Masyarakat (Sanimas) ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada tahun anggaran 2026 mendatang. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang masih terkendala dalam membangun jamban sehat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas UPT Muara Langkap, Messi Arena, S.ST, memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Cinta Mandi. Ia menegaskan bahwa status Desa ODF merupakan langkah awal menuju peningkatan kualitas hidup yang lebih baik. “Kami sangat bangga dengan capaian ini. Semoga tahun depan Desa Cinta Mandi dapat meningkatkan statusnya menjadi Desa STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat),” ungkapnya.

Dengan ditetapkannya Desa Cinta Mandi sebagai Desa ODF, diharapkan kebiasaan hidup sehat semakin mengakar di masyarakat. Ke depan, sinergi antara pemerintah desa, kader kesehatan, serta dinas terkait menjadi kunci utama untuk menjaga keberlanjutan program sanitasi.”( Jhon)

Share