Diduga Pengelembungan Dana Pembangunan Sumur Bor di Desa Padang Betuah Benteng

Bengkulu Tengah639 Dilihat

Foto/ Bangunan Sumur Bor di Desa Padang Betuah Benteng

Bengkulu Tengah,Beritarafflesia.com – Pembangunan satu titik sumur bor di Desa Padang Betuah, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, diduga bermasalah. Proyek yang menelan pagu anggaran senilai Rp,39.120.000 itu memunculkan dugaan adanya pengelembungan dana setelah mendapat informasih  dari salah satu warga setempat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sumur bor tersebut hingga saat ini belum dapat dimanfaatkan masyarakat. Bahkan Warga menyebutkan bahwa pompa sumur Bor yang baru saja di bangun belum bisa dioperasikan lantaran sambungan listrik belum tersedia.

Eronisnya lagi, dari keterangan warga mengaku harus membeli pipa sendiri untuk menyalurkan air ke rumah mereka masing- masing. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait efektivitas  pembangunan sumur bor yang telah menelan dana Rp. 39.120.000 tahun anggaran 2025.

Baca Juga  Kecamatan Pondok Kubang Gelar Rapat Sosialisasi dan Koordinasi Penyusunan APBDes 2026

Sementara itu, saat dikonfirmas terhadap Bendahara Desa Padang Betuah, Yeni, menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail teknis pembangunan sumur bor tersebut. Namun yang ia ketahui hanya sebatas mengeluarkan dana sesuai permintaan Panitia Kegiatan (PK) dan Tim Pengelola Kegiatan (TPK). “Anggaran yang cair baru sekitar 60 persen dari total pagu. Sisanya masih menunggu pencairan tahap kedua,” ujar Yeni kepada wartawan, jumat ( 5/9/25)

Di tempat terpisah, menurut keterangan Kepala Desa Padang Betuah, Purnawarman, S.H., menyatakan, pembangunan sumur bor tersebut sudah dilaksanakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disusun oleh pihak desa. “Pembangunan dilakukan berdasarkan RAB yang dibuat oleh saudara Reno. Saat ini sumur memang belum bisa digunakan karena pemasangan listrik dari PLN belum selesai. Namun biaya meteran sudah dibayarkan ke pihak PLN,” terang Purnawarman.

Baca Juga  Peresmian Gedung PT IBA di Karang Tinggi, Wabup Bengkulu Tengah Salurkan Sembako ke Warga
Foto/ Papan nama proyek sumur bor di desa padang batuah

Meskipun demikian, dugaan penyelewengan anggaran tetap mencuat. Tim media menemukan adanya ketidakwajaran, sebab menurut hasil penelusuran, desa-desa lain di wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah tidak pernah menerima alokasi dana sebesar itu untuk pembangunan sumur bor. Hal ini memperkuat indikasi adanya kejanggalan dalam penyaluran dana desa di Padang Betuah.

Baca Juga  Kecamatan Pondok Kubang Gelar Rapat Sosialisasi dan Koordinasi Penyusunan APBDes 2026

Atas dasar temuan tersebut, salah satu warga Bengkulu tengah meminta Aparat Penegak Hukum (APH) serta Inspektorat Kabupaten Bengkulu Tengah untuk segera turun tangan melakukan pengecekan langsung. Langkah tegas diharapkan dapat memastikan penggunaan anggaran sesuai ketentuan. “Apabila tidak ada tindak lanjut, kami akan terus mengungkap kejanggalan ini demi transparansi dan akuntabilitas dana negara,” tegas warga yang namanya tidak mau di tulis.

Kasus ini menambah daftar persoalan pengelolaan dana desa yang kerap menuai sorotan publik. Masyarakat berharap pembangunan yang dibiayai negara benar-benar memberikan manfaat nyata dan tidak sekadar menjadi proyek yang tidak tuntas.demikian.” (Nardi)

Share